Jalan-Jalan ke Kampoeng Rawa Ambarawa

Setiap memasuki masa liburan semester, maka sudah menjadi kebiasaan di Fakultas untuk mengadakan jalan-jalan. Bersamaan dengan awal tahun 2015 ini, agenda piknik kali ini adalah menuju ke kota terdekat dari Semarang, yaitu Ambarawa dan Salatiga. Postingan ini membahas yang ke Ambarawa saja ya, tepatnya ke Kampoeng Rawa Ambarawa. Piknik cukup spesial, karena direncanakan dengan cukup serius, biasanya kalo piknik yang dibahas serius gini ujung-ujungnya nggak jadi. Kali ini sukses membawa rombongan dengan 2 mobil dan bersuka ria selama beberapa jam.

Baiklah, Kampoeng Rawa Ambarawa adalah sebuah tempat jalur lingkar Ambarawa. Jika dari Semarang maka setiba di persimpangan Bawen, masuk ke arah Ambarawa kemudian masuk ke jalur lingkar Ambarawa. Nantinya Kampoeng Rawa akan berada di kiri jalan sekitar 1 km dari jalur masuk lingkar tersebut. Cukup mudah dicari deh pokoknya.

Kami memilih hari piknik pada hari kerja dengan beberapa alasan, salah satunya adalah supaya tidak kemruntel. Benar saja, ketika sampai di lokasi, kondisi cukup sepi apalagi sampai sana masih sekitar jam 11 siang. Yang kami nikmati disana pada dasarnya hanya obyek wisata saja, soalnya sudah ada agenda lain untuk makan siang di Salatiga. Luas areanya cukup untuk bersenang-senang bersama keluarga, cukup banyak objek yang bisa kita nikmati, mulai Flying Fox, Becak Hias, hingga naik perahu untuk menyusuri Rawapening.

Agenda utamanya adalah naik perahu tadi, dengan membayar IDR 100.000 kami bisa naik kapal dengan kapasitas maksimal 8 orang. Naik kapal dengan menyusuri Rawapening dan menembus tumbuhan eceng gondok sambil melihat kehidupan nelayan sekitar cukup menyenangkan. Saran saya sih jangan terlalu siang, saya nggak bisa membayangkan jika harus naik kapal di siang hari, pastinya panas.. *thank you captain obvious*

Tidak banyak foto yang saya ambil, soalnya saya memang tergolong orang yang lebih menikmati obyek wisata, bukan memfotonya. Biarkan orang lain yang foto-foto saja, saya cukup menikmatinya sambil merekam memorinya. Silakan kunjungi websitenya atau langsung datang ke lokasinya ya.

Tahun Baru Domain Baru

200428250-001

Ceritanya postingan saya yang mengenai Internet Sehat Jilid 2 dinyatakan sebagai salah satu pemenang oleh Internet Sehat dan berhak mendapatkan domain anything.id selama setahun, kemudian akhir Desember 2014 lalu saya memesan domain dengan nama yogie.id. Sudah 2 minggu lamanya domain itu saya anggurin, baru semalam saya aktifkan untuk mengganti domain lama.

Iya, saya memutuskan untuk tidak menggunakan lagi domain ple-q.com yang sudah menemani saya selama 10 tahun terakhir, kebetulan bulan Februari 2015 domain ple-q.com sudah expired. Saya pikir, ini waktu yang tepat untuk memulai lembaran baru di Internet. Lagipula, sudah lama sekali saya meninggalkan nickname Ple-Q yang cukup melegenda itu *halah*

Proses migrasi detailnya akan saya tuliskan pada postingan terpisah, pada dasarnya sekarang ini sedang menunggu approval Google untuk permintaan perubahan domain sehingga saya tidak kehilangan traffic dan lain-lainnya. Domain ple-q.com sudah saya pindah ke salah satu hosting dan disetting redirect 301 dan wildcard supaya trafficnya langsung mengarah ke domain yogie.id

Akhirnya, menyambut tahun 2015 ini saya mulai menggunakan identitas baru untuk membuka lembaran baru di awal tahun yang baru. Semoga dengan domain ini saya lebih rajin untuk menulis.

M&A INVESTMENT CONFERENCE – ASIA 2015

asiamaic-depan

Website yang kami bangun kali ini memiliki fungsi utama untuk menangani registrasi dan ticket system untuk peserta seminar yang akan berlangsung pada bulan Maret 2015. Website ini menggunakan WooCommerce dan layanan DOKU untuk memproses credit card dan pemesanan. Ticket system juga akan memeriksa validitas tiket pada hari pelaksanaan seminar. Website ini kami bangun dalam waktu 30 hari efektif.

Fitur yang kami sediakan :

  • Ticketing system
  • Payment Gateway
  • Booking system
  • Informational content
  • Gallery
  • Contact Form
  • Fully customize booking form
  • Responsive design
  • Cloud infrastructure