Oohh.. Cinta Laura…

Maap kalo basbang… Tapi lucu juga kalo ngomong kayak Chincha Lawra

Halo.. nama chaya Yogie. Chaya chedhang belajar chepelchi chincha lawra. Choalnya chaya pengen bicha jalan-jalan ke chingapore, auchchralia, dhan amelika. Gimana? Chudhah mirip belum? Jangan lupa, kalo dhi myuchim ujan ini jalanan padha bechek. Chambah repoch kalo nggak adha ojek.

pengen? main aja ke chichuchnya monyech pinchel

Lagi Maless…..

Gug-Gug Males

Ini postingan nggak mutu…

Maap kalo menghabiskan benwit Anda..

Saya cuma lagi males..

*harus segera pindah kantor nih*

Gran Paradiso on Linux Mint

Firefox 3- Gran Paradiso

Baru aja abis install Gran Paradiso di Linux Mint. Apa sih Gran Paradiso? Ini adalah code name dari Firefox 3 yang akan di launching beberapa bulan lagi. Dan kebetulan sekarang sudah keluar versi alpha-nya. Ini aku nyoba versi Alpha 8. Udah lumayan kok buat dicoba-coba.

Bagi pengguna Ubuntu, Gran Paradiso udah tersedia di server repository. Silakan unduh dan install. Mau pake apt-get install boleehh.. mau pake package manager juga bisa. Pesen saya, Firefox2 jangan di remove dulu, sapa tau ada error di Gran Paradiso, namanya juga masih alpha.

Kesan dan Pesan

Hmm…blom banyak perubahan yang terjadi disini, mungkin dari segi tampilan adalah jenis font yang digunakan. Di Linux Mint yang aku pakai ini, ternyata Gran Paradiso menggunakan font Serif, makanya kok tampilannya jadi beda.

Untuk fitur yang lain adalah ketika mengunjungi situs yang berjenis https. Di address bar akan menunjukkan alamat aslinya, kemudian diikuti alamat url https-nya. Contohnya adalah pas aku mau buka Gmail.

Firefox 3- Gran Paradiso

Trus hal yang paling mencolok adalah hilangnya tampilan pop-up “remember your password”. Sekarang option itu dipindah dibawah tab-tab. Jadinya nggak mengganggu tampilan. Selain itu, Gran Paradiso nggak nunggu respon kita untuk memilih. Jadi proses login akan tetap dilakukan meskipun kita belum memutuskan untuk “remember password” atau “never to this site”.

Firefox 3- Gran Paradiso

Selain itu masih ada fitur lain, yaitu “built in malware protection”. Dimana nanti user akan diperingatkan apabila nggak sengaja akan mengunjungi situs yang berpotensi jahat. Trus akan muncul tampilan ini.

Firefox 3- Gran Paradiso

Hmm.. segitu dulu deh.. Yang jelas sekarang ni aku mau nyoba-nyoba dulu.

Sayangku, Selamat Yaa…

Ini cerita 2 hari yang lalu, tanggal 12 Februari 2008 jam 8 pagi adalah hari yang paling menentukan bagi Niea. Dia sedang menghadapi sidang ujian skripsinya yang bertemakan membangun jaringan LTSP berbasis Debian.

Hari yang menegangkan.. Soalnya segala persiapan yang udah dilakukan Niea dan Aku selama ini akan diuji di hari itu. Dan semua ilmu yang udah didapat selama masa kuliah akan di buktikan pada hari itu.

Tentu aja ini bikin Niea deg-degan banget, sampe-sampe mukanya pucet pas aku jemput paginya. Oh iya, di hari yang spesial ini aku sengaja ijin kantor masuk siang, ya untuk nemenin Niea.. *halah*

Nyampe kampus sekitar jam 7 pagi, langsung angkut perlengkapan ke lantai 5. Peralatan yang dibawa pagi itu cukup banyak, antara lain 1 CPU, 2 Laptop, 1 Printer, 1 Swicth, 4 kabel UTP, 1 roll kabel, dan beberapa perlengkapan penunjang lain. Terima kasih buat Ajie yang udah mau bantu-bantu. Makan-makannya nyusul deh..

Setelah pasang-pasang, atur-atur posisi, dan test drive Server untuk yang terakhir kalinya. Kita bertiga keluar ruangan dan ternyata diluar udah ada temennya Niea yang mau kasih support. Ya udah, aku sama Ajie turun kebawah nungguin di base camp IC aja.

Nungguin sampe sejam kok nggak kelar-kelar.. Jadi nervous sendiri, bahkan aku sempet boker di kamar mandi lante 4. Akhirnyaaaa… Niea telpon aku dan ngabari kalo dia Lulus!!! Tanpa revisi pula…!!! Hebbad!!

Tuh khan? Aku bilang apa? Niea itu bisa kok.. Rugi khan nangis-nangis, mewek, sampe deg-degan yang akhirnya ga bisa bobo? Nggak percuma khan 2 minggu tak hajar materi ujian sampe nangis? bwahahahhaa….

Sekali lagi.. Selamat ya sayaanggg….

*kado termanis di bulan Februari, selamat 19 bulan juga ya…*

Dasar Wanita Setengah Iblis!!!

Wanita Setengah Iblis

Hei Wanita Setengah Iblis
Sungguh Bejat Perilakumu
Memojokkan Orang Dengan Perkataanmu
Menghina Orang Dengan Ucapanmu
Membunuh Orang Dengan Adu Domba

Tapi Lihatlah Dirimu
Tak Ada Keluarga
Tak Ada Buah Hati
Tak Ada Kasih Sayang

Taukah Kau, Tak Ada Orang Yang Menghormatimu?
Taukah Kau, Tak Ada Orang Yang Takut Padamu?

Yang Ada Hanyalah Rasa Kasihan..
Kasihan Akan Sikapmu Yang Sangat Memalukan

Apalagi Ketika Kau Mengumpat Dengan Membawa Nama Tuhan
Kami Terkejut!
Kemudian Kami Sadar, Kau Hanyalah Wanita Setengah Iblis.

Aku Benci ke-HUJAN-an

HujaaaannnHmm… lama gak posting, tapi banyak kejadian yang sebenernya bisa diposting. Salah satunya adalah perayaan Imlek tanggal 7 Februari kemaren. Selamat buat temen-temen yang kebetulan sedang merayakan Imlek, semoga di tahun Tikus Api ini semakin sukses dan beruntung.

Nah.. sesuai dengan tradisi Imlek yang lain, yaitu HUJAN. Dari dulu yang namanya Imlek pasti ada hubungannya dengan hujan, karena ada mitos semakin deras hujan di kala perayaan Imlek, maka akan semakin baik rejeki yang didapat selama satu tahun ke depan. Meskipun ada yang bilang juga, itu karena memang Imlek selalu di puncak musim penghujan.

Tapi apapun itu, lagi-lagi saya bertemu dengan hal yang paling tidak aku sukai, bahkan mendekati benci. Iya.. saya nggak suka kehujanan, bahkan saya nggak suka sama musim hujan.

Musim hujan, apalagi kalo hujannya udah deres banget ditambah bonus petir menyambar-nyambar itu bikin aku susah dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dimana karena setiap hari aku naik motor, maka resiko pertama adalah kehujanan sampe klebus. Bahkan meskipun aku udah make jas hujan sekalipun.

Trus banyak janji yang ditunda atau dibatalkan karena hujan. Itu sering terjadi pas aku masih nge-band, dimana kalo lagi ngisi acara di panggung terbuka, dan kebetulan hujan deres.. Maka bisa dipastikan acara itu akan dibatalkan. Wah.. rugi banget.. soalnya fee yang dikasih cuma setengah dari kontrak aja.. Bahkan ada yang nggak jadi ngasih fee sama sekali.

Banjir, pohon tumbang, jalan licin, mati lampu, perangkat IT kesamber petir, itu udah jadi santapan setiap musim hujan. Ini barusan lan-card di pc kabag-ku matek kesamber petir. Huh.!

Tapi ya karena itu memang sudah aturan yang berlaku di bumi, ya mau bagaimana lagi? Jadi ya nikmati saja semua ini, atau nyanyi-nyanyi pas lagi kehujanan meskipun hati dongkol setengah mati.

nb: Kalo mau sok jadi alim ulama, mendingan gak usah komen deh. Gini-gini saya juga tau apa itu kodrat alam. Ini saya cuma lagi jengkel.

Paypal Indonesia Bisa Withdraw Ke Bank Lokal

Withdraw Paypal Indonesia ke Bank Lokal

Ya ya ya.. saya yakin pasti postingan ini akan dianggap basbang. Berita tentang telah disetujuinya metode withdraw (penarikan dana) ke bank-bank lokal Indonesia ini sudah berhembus semenjak seminggu yang lalu. Tapi karena penyakit males ngeblog lagi menyerang, akhirnya baru bisa posting sekarang. Lagian masalah ini udah diposting sama bang Cosa Aranda di blognya, jadi postingan ini untuk pelengkap aja ya..

Saat ini saya sudah sukses menambahkan Bank BCA kedalam account Paypal saya, setelah sebelumnya saya menggunakan kartu kredit Citibank Telkomsel Card untuk melakukan verifikasi. Mungkin, dan ini blom saya coba.. Anda bisa membuat account Paypal Verified dengan menggunakan account bank tersebut. (Need reply).

Nah.. withdraw ini tentu mempunyai sedikit aturan. Yaitu jumlah dana yang akan di tarik minimal harus berjumlah Rp. 1.500.000 (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Gimana kalo dananya nggak sampe segitu? Tenang aja, kita masih tetep bisa withdraw kok, cuma nanti kena potongan Rp. 16.000 (Enam Belas Ribu Rupiah). Murah khan? Oh iya proses ini butuh waktu sekitar seminggu untuk bisa masuk ke rekening Bank.

Tambah Account Bank.

Caranya cukup mudah. Pertama Anda login ke account Paypal Anda. Setelah berhasil sorotlah menu Profile. Nanti akan keluar menu drop-down, pilihlah yang bertuliskan Add or Edit Bank Account. Maka akan tampil seperti dibawah ini.

Tambah atau Edit Account Bank

Nah… Isikan field-field diatas sesuai dengan data di rekening Bank Anda. Jangan sampai salah dalam menuliskan, karena Paypal akan menggunakan data-data itu untuk memverifikasi account Anda.

Yang agak susah cuma Bank Code-nya aja. Silakan perhatikan daftar dibawah ini, itu adalah 3 digit pertama kode bank Anda, untuk 4 digit terakhir adalah kode cabang tempat dimana Anda membuka rekening bank.

Daftar Kode Bank Lokal

Daftar Kode Bank Lokal

Untuk mengetahui kode cabang, silakan hubungi Customer Service bank Anda. Oh iya, untuk bank yang belum ada di daftar, silakan hubungi Customer Service-nya juga. Terlihat disana untuk Bank Mandiri juga blom terdaftar.

Bagi pengguna Bank BCA, silakan klik disini untuk mengetahui kode cabang.

Nah… Kalo semua langkah diatas dilakukan dengan benar, maka bank Anda sudah siap untuk digunakan. Gampang khan?