Hallo Tahun 2008….

Happy New Year 2008Waahhh… udah mau tahun baruan lagi nih.. Tinggal 3 hari lagi kita akan menyambut tahun 2008. Berbagai cerita, pengalaman, dan kegiatan telah kita lalui. Banyak ilmu baru udah saya dapatkan, tapi tentunya kesalahan-kesalahan baru juga pernah saya lakukan. Nah.. di akhir tahun 2007 ini marilah kita tinggalkan kebiasaan buruk yang dapat menimbulkan kesalahan, trus manfaatkan segala ilmu yang telah kita dapatkan di tahun 2007 yang lalu.

Pergantian tahun yang cukup ironis. Kenapa? seperti yang udah di beritakan di mana-mana, banyak banget bencana yang ada di sekitar kita. Mulai dari bencana tahunan seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, hingga bencana Global Warming yang sekarang sudah mencapai tahap yang memprihatinkan. Seperti yang mas Adi bilang, masyarakat dunia sekarang sudah terlambat dalam menyikapi masalah Global Warming. Kita sekarang sudah masuk ke fase adaptasi, bukan antisipasi.

Nah, maka dari itu dalam menyikapi pergantian tahun ini, marilah dalam merayakannya nggak terlalu hura-hura banget, itung-itung hemat energi. Apalagi sekarang semua energi di bumi sedang menipis. Kalo dipakai sembarangan, nanti bumi mau kulakan dimana? di Pluto?

Resolusi 2008

Ada yang bilang kalo bikin resolusi 2008 itu nggak ada artinya, tapi buat aku cukup penting. Soalnya biar di tahun baru jadi punya target yang harus dikejar, jadi nggak lontang-lantung ga ada target di tahun baru. Kalo ga ada target baru, buat apa ikut ngerayain tahun baru?

Nah, resolusi saya di tahun 2008 adalah (ini masih bisa berubah) :

  1. Lebih rajin shalat dan zakat, ga cuma pas Jumatan dan Lebaran aja.
  2. Lebih perhatian dengan sekitar, gak terlalu cuek, dan lebih bertanggung jawab.
  3. Belajar yang lebih giat lagi, terutama bidang Networking, Linux, dan PHP.
  4. Majuin dan mengembangkan Ta-How. <<— kita mau franchise lhoo…
  5. Berhubung kontrak kerja di Gajahmada berakhir Agustus 2008, jadi pengen cari kerjaan baru yang mau gaji aku minimal 3,5 juta.
  6. Belajar Mikrotik dan Cisco, biar bisa ambil sertifikat CCNA.
  7. Nulis buku. Hihihihihi….
  8. Pengen bisa nabung dan bayar utang, jadi harus lebih hemat, disiplin, dan gak males-malesan.
  9. Bikin usaha RT/RW-Net di rumah.
  10. Beli laptop, external hdd, Yamaha MIO Sporty, Nokia N95.

Hihihihi… muluk-muluk banget nih resolusiku.. Biar lah.. setidaknya aku tau apa yang aku inginkan, jadinya biar bisa fokus. Doakan di tahun 2008 ini semuanya bisa terwujud yaa.. Amin.

Selamat Tahun Baru 2008 !!!!

Bandung… Aku Dataangg…

Hehehehehe….

Iya.. rencananya besok Minggu (23-12-07), aku sekeluarga ditambah Niea mau jalan-jalan ke Bandung. Rencananya sih sampe hari Rabu, jadi di Kamis pagi udah sampe Semarang, trus langsung ngantor. Lha udah masuk kantor jeh. Bisa kena SP nanti kalo tetep bolos hihihihi…

Setelah sekian lama nggak pernah pulang ke Bandung, akhirnya kesempatan itu dateng juga. Hmm.. tapi sebelumnya mampir dulu ke Gombong, soalnya ada sodara yang merit, baru deh sorenya dijadwalkan langsung ke Bandung.

Yang paling seneng tu ya si Niea tuh.. secara dia dari dulu pengen main ke Bandung tapi ga kesampaian. Makanya begitu tak kabari kalo kita mau ke Bandung, langsung semangat 45 deh dia. Bwahahahhahahah… Padahal nanti berangkatnya naik Bis Ekonomi.. hehehe.. lha gak ada kereta yang ke arah Gombong sih, bis Nusantara pun juga gak lewat Gombong.. huhuhu…

Duuuhhh…. udah kangen sama Bubur Ayam, Siomay, Batagor, Mie Kocok, sama Window Shopping.. Hahahahhahaha…

Suatu kesenangan yang gak bisa aku dapetin di Semarang.

Bandung.. Aku Dataaangg….

Quickie Express = Ngakak Abis!!

Quickie Express

Pernah nonton film sampe ketawa ngakak? Aku pernah! Tepatnya pas nonton film Jomblo. Film bikinan om Hanung Bramantyo itu seakan-akan menjadi penyegar setelah film Indonesia dimbombardir bermacam-maca film Nggak Mutu!. Nah… salah satunya adalah film yang aku review kemaren.

Berhubung baca review-an anak-anak Loenpia.Net yang abis pada nonton Quicky Express, akhirnya hari Rabu (1201208) yang lalu, aku sama Niea dan Nico (pegawai Ta-How) memutuskan untuk nonton bareng di Citra 21. Sayangnya kita sempet telat beberapa menit soalnya susah cari parkir. (Heran deh, sekarang CItra 21 selalu buru-buru nyetel filmnya, padahal kita masuk jam 7 malem pas lho).

Baru awal mulai aja, adegannya udah bisa memancing tawa, aku nontonnya pas saat si Jojo (Tora Sudiro) masih jadi pegawai supermarket yang lagi mau bukain pintu supermarket, dimana diluar para ibu-ibu udah rebutan pengen masuk, yang akhirnya pada kepleset didalem supermarket.

Film ini pemain kuncinya ada di 3 orang. Selain Jojo masih ada Marley (Aming Sugandhi) yang bergaya seperti Bob Marley trus Piktor (Lukman Sardi) yang sudah sangat profesional dalam urusan sex.

Adegan-adegan selanjutnya semakin konyol dan edan! Apalagi ketika pas adegan diajari Dirty Dancing di tiang itu, sumpah.. sampe ngakak pol! Apalagi ketika mereka sudah mulai “kerja praktek”. Dimana ternyata client-clientnya pada aneh-aneh. Ada yang harus melayani bencong, nenek-nenek, sampai guru mesum. Bwahahahhahahah…

Apalagi ketika terjadi situasi yang sebenarnya udah jamak ditemui di sinetron-sinetron kita, tapi om Dimas Jay selaku sutradara sukses bikin keliatan lebih asik aja. Yaitu ketika Jojo terlibat hubungan dengan cewek, dimana ternyata ibu si cewek itu adalah client dia. Trus diperparah dengan si Bapak yang mafioso itu ternyata naksir sama si Jojo!! Lah!!!?? Eddaaannnnn….!!!!!

Intinya sih, mengutip dari review-er 21Cineplex. Quickie Express adalah sebuah film dark comedy yang penuh sindiran, bagaikan menggigit sepotong pizza yang terlihat lezat, tetapi ternyata alot bagaikan ban karet.

Tonton aja dengan hati senang dan ringan, nggak usah sok alim deh. :-”

Jempol Empat !!!!

Ta-How Shateh

Ta-How ?!? Shateh

Setelah kemaren posting tentang Ta-How Original, sekarang giliran menu kedua di Ta-How ?!?. Ini adalah menu yang muncul dikarenakan aku dan Niea suka sama Sate Kambing, tapi gak kuat beli. Akhirnya coba-coba sendiri untuk bikin sate tahu, eh ternyata bisa. Jadilah namanya Ta-How Shateh.

Ta-How Shateh terdiri dari 10 tusuk per porsinya, dimana tiap tusuk ada 4 potong tahu yang sudah berasa pedas. Yaahh seperti yang udah aku bilang kemaren, ciri khas dari produk Ta-How ?!? itu adalah pedas. Jadiii untuk Ta-How Shateh ini rasanya lebih ke pedas-manis.

Proses pembuatannya yaitu dengan dibakar diatas arang, jadi kerasa banget rasa sate-nya. Trus setelah setengah matang, sate itu dilumuri dengan kecap dan beberapa campuran bumbu. Baru deh dibakar lagi sampe matang. Rasanya? Nyyuummm…. perpaduan antara sate kambing dan sate ayam deh. Udah gitu nanti kami tambahi lada untuk menambah selera.

Dengan harga 5000 (Lima Ribu Rupiah), Anda sudah dapat mendapatkan 10 tusuk Ta-How Shateh. Kalo pengen beli separo aja bisa kok, harganya cuma 3000 (Tiga Ribu Rupiah), nanti dapet 5 tusuk Ta-How Shateh.

Makin Aneh Aja Ni Kantor

Maliiiiiiiiinggggggggggggg

Hhhhh…. setelah postinganku beberapa waktu yang lalu itu, ternyata sekarang pihak direksi mengeluarkan surat edaran yang sungguh sangat aneh. Kenapa? ternyata Mr.T yang berposisi sebagai korban itu malah diwajibkan untuk mengganti HP yang hilang itu.

Padahal.. dia itu korban!! HP dia sendiri juga ilang. Trus gini apa tugas Satpam? dimana tanggung jawabnya? apalagi ini kehilangan di dalam kantor. Di lantai 2 pula!! Kok bisa-bisanya Satpam nggak tau ada yang masuk untuk mengambil tu HP?

Padahal Mr.T loyalitasnya udah ga usah ditanyakan lagi. Lebih dari 20 tahun dia mengabdi di sini. Kok ya direksi malah ngeluarin keputusan seperti itu, bukannya menginterogasi Satpam. Kalo kayak gini, malah mengeluarkan dugaan-dugaan yang nggak enak. Apalagi semua satpam disini terkenal dekat dengan direksi, karena ikut dalam Persekutuan Doa.

Aku cuma prihatin aja sama Mr.T, dan kalo dah kayak gini.. makin ga betah aja nih disini.. Mana gajinya dikit cuma sak uprit.. perilaku direksi kayak anak yang masih suka ngupil.

Ada yang butuh staff IT yang berdedikasi tinggi? skill mumpuni? sopan, bisa bekerjasama dalam team dan individu, cepat dan mau belajar? hubungi saya.. Saya pengen pindah kerja dan naik gaji…

Ta-How Original

Ta-How ?!? Original

Kalo kemaren sudah supam tentang apa itu Ta-How ?!?, sudah saatnya membahas satu-persatu menu yang ada. Sekarang yang mau saya bahas adalah Ta-How Original.

Ta-How Original ada menu pertama yang kami keluarkan untuk membuka usaha ini. Ide awalnya sih datang dari adekku yang sekarang lagi kuliah di Jogja, dia kebetulan sering bikin tahu goreng di kosan untuk dimakan rame-rame. Nah, setelah mengalami modifikasi di sana-sini, akhirnya jadilah Ta-How Original.

Bahan dasarnya 100% tahu putih. Tahu ini diambil dari pasar tradisional yang ada di Semarang. Bentuk Ta-How Original ini seukuran jari kelingking anak kecil sehingga enak untuk dijadikan cemilan dan pas untuk jadi teman nongkrong. Tau Nugget? nah.. itulah konsep dasarnya.

Rasanya pedas, karena memang rasa pedas sudah menjadi trade-mark Ta-How ?!?, kebetulan aku dan Niea memang doyan pedes, makanya semua menu yang ada bisa dipastikan terasa pedas. Bagaimana yang nggak suka pedas? Jangan khawatir, karena kami juga bisa membuatkan rasa yang tidak terlalu pedas. Tapi jangan minta yang nggak pedes ya.. soalnya nanti rasanya kurang nendang!

Dengan harga yang cukup murah, yaitu 3000 (Tiga Ribu Rupiah), Anda bisa mendapatkan Ta-How Original dengan isi sekitar 30 potong tahu yang bisa dibuat untuk lauk makan atau dimakan langsung. Wadah yang kami gunakan juga cukup elegan, bersih, dan rapi. Jadi bisa kalau mau dibawa pulang atau mau dijadikan oleh-oleh.

Silakan KLIK DISINI untuk mendownload daftar menu Ta-How ?!?

Posting Ta-How Lagi

Hmm… lama gak pernah posting Ta-How ya? sampe-sampe malah diposting sama mas Adi di blog Loenpia. Hehehe…. Hmm, kabar terbaru dari Ta-How saat ini sebenernya cukup banyak, mulai dari perubahan harga, penambahan menu, sampe perubahan logo. Tapi ya itu, gak sempet ke posting..

Jadi mulai sekarang aku mau mulai rajin ah bikin postingan tentang Ta-How sama sekalian tak bikinin kategorinya, wong ini usaha pribadi bersama Niea.. masa gak ditulis-tulis di blog. Gimana pengen terkenal? Ya tho?

Sebelumnya cerita dikit ah.. yang udah pernah mampir atau dah pernah nyicip ya mohon maap ya.. ini rada supam! Ta-How adalah usaha bersama yang aku dan Niea kembangkan saat ini. Kami membuat bermacam-macam variasi makanan dan cemilan dengan menggunakan bahan dasar Tahu. Makanya tagline kami : “Bukan Sekedar Tahu Biasa”. Lokasinya ada di Pasar Sampangan, depan Alfamart Kelud, deket sama DotNet. Kami buka dari jam 17.00 – 22.00.

Okeh, cukup untuk supamnya.. Untuk logo Ta-How, sekarang sedikit ada perubahan. Bukan bermaksud apa-apa sih, cuma biar pengen lebih kelihatan dinamis aja. Ini juga berkat bantuan sama Ajie, salah satu admin di Internet Club yang udah mau membuatkan desain baru Ta-How. Tengkyu men!

Logonya seperti dibawah ini :

Ta-How ?!?

Trus untuk menu dan harga juga mengalami penambahan dan perubahan harga. Contohnya untuk harga Ta-How Original naik jadi 3000 dari yang tadinya 2500. Yah, keputusan untuk menaikkan harga ini disebabkan akibat naiknya bahan-bahan kebutuhan yang melonjak tajam (alah.. bahasane)

Menu-menu yang ada pun juga sudah semakin bertambah. Sekarang sudah ada 4 menu yang bisa dipesan di Ta-How. Yaitu Ta-How Original, Ta-How Shateh, Ta-How Loenpia-Ndut, dan Ta-How Puding. Untuk pembahasan per menu-nya nanti akan aku bahas per postingan. Biar bisa dapet secara lengkap dan komplit…

Untuk lokasi, sebenernya kita ada rencana untuk pindah, tapi masih mencari-cari yang terbaik, baik dari segi tempat dan dana tentunya. Doakan saja kami supaya bisa segera pindah dari Sampangan ya.. biar kalian yang tau dan yang belum tau tentang Ta-How bisa nyaman kalo mampir.

Segini dulu yaa… Kalo mau donlot Daftar Menu Ta-How bisa KLIK DISINI

*kalo expired mohon hubungi saya*