Ngumpet Dengan SSH-Tunnel di Linux

Hmmm…. Bosen nyari anonymous Proxy? atau sebel ketika punya anonymous Proxy yang dimiliki telah kadaluarsa? kenapa ga coba make SSH-Tunnel aja? Sebenere dah lama pengen nulis artikel ini, tapi berhubung selama ini bisanya hanya di Windows, dan saya yakin kalo pengguna di Windows udah banyak yang tau, makanya saya nunggu untuk bisa make trik ini di Linux.

Tapi ternyataaa.. penggunaan teknik ngumpet ini udah lama digunakan oleh pengguna Linux, walah.. ternyata selain bodoh, saya ternyata juga kuper.. Huhuhuhu…. Ya udah, aku ikutan posting aja deh.. kali ajaaa.. dari sekian banyak pembaca blog saya yang nggilani ini ada yang belum tau…

Menurut Wikipedia, An SSH tunnel (sometimes referred to as a “Poor Man’s VPN”) is an encrypted network tunnel created through an ssh connection. Jadi kita bisa berselancar secara aman menggunakan teknik SSH-Tunnel ini.

Gimana caranya?

Ya mau nggak mau, kamu harus punya koneksi SSH ke suatu server. Disarankan sih Linux, soalnya itu yang biasanya ada SSH Servernya. Kamu bisa mendapatkan SSH Account secara legal ataupun illegal. Tergantung kemampuan dan kemauan aja deh.. Oh iya, meskipun kita udah punya SSH Account, belom tentu bisa melakukan SSH-Tunnel, jadi gud lak aja ya..

Berhubung judulnya ada kata Linux-nya, maka kali ini saya ngasih contoh untuk OS Linux ya.. Terima kasih buat Rafi, anda bisa liat sumber tulisan ini di blog itu. Saya menggunakan Ubuntu 6.10, hmm.. distro lain bisa deh..

Trus Gunakan Mozilla Firefox, bukan kenapa-kenapa sih.. soalnya di Ubuntu default browsernya Firefox. :p

Mulai…

Buka Terminal (Application –> Accessories –> Terminal)

kemudian ketik berikut ini :

ssh username@server -D port -C

Contohnya, saya kebetulan punya sebuah account hasil “dolanan nakal”. Lalu saya ketikkan begini :

ple-q@ple-q-desktop:~$ sudo ssh cyberdog@shell.*******.com -D 4569 -C

Trus masukkan password ssh account seperti biasa. Kalo udah bisa masuk ke dalam server, maka perjalanan kita sudah 50%.

Selanjutnya tinggal konfigurasi Firefox. Masuk ke bagian preference. Trus Advance –> Network –> Setting. Kosongkan semua field yang ada disitu. Trus dibagian field SOCK Host masukkan “127.0.0.1” dan “4569” dibagian port. Inget ya, kamu bebas masukin port-nya, disini aku ngasih contoh port 4569. Pokoknya antara port yang dimasukkan ketika melakukan koneksi ssh dengan port yang ada di browser harus sama.

Kalo udah, coba browsing atau masukkan url : http://www.cmyip.com

Kalo bisa tampil, dan menampilkan ip address yang berbeda dengan sebelumnya, maka kamu udah sukses melakukan SSH-Tunnel. Gimana? lebih simpel daripada nyari proxy khan? 🙂

Punyaku :

Apdet!! 3:40 PM

Ternyata bukti menunjukkan bahwa aku kuper semakin jelas. Kang Zam udah pernah nulis tentang beginian di blognya. Huwaa……

Artikel terkait :

http://blog.matriphe.com/index.php/2007/01/19/browsing-via-ssh-tunneling/
http://www.adhamsomantrie.com/v6/blog.php?page=65
http://blog.rafi.or.id/index.php/2006/10/28/browsing-aman-dengan-compressed-ssh-tunnel/

Ternyata Aku Masih Bodoh

Iya, dan itu aku terima dengan lapang dada. Dan aku jadi rada malu dengan segala sikapku dan tingkah laku sebelum menyadari bahwa aku sebenarnya masih bodoh, masih newbie, dan nggak sehebat yang orang kira.

Selama ini aku berlagak menyombongkan diri sebagai salah satu member komunitas underground, suka ngasih tips-tips, advice, tutorial, suka bantuin orang yang lagi butuh. Sampe ada yang panggil bos segala, padahal aku ga suka dipanggil bos.

Tapiiii… ternyata… aku ngerasa diriku itu nggak becus. Masa setup server buat kantor aja ga bisa? Kalo cuma setup jaringan biasa aja sih gampang, tapi masa setting server dengan menggunakan Ubuntu 6.10, aku ga bisa-bisa? Dimulai dari squid yang ga jalan-jalan. Begitu jalan, eehh dia ga bisa jadi transparent proxy. Huwaaaaa………….

Dan itu sampe sekarang blom bisa jalan!!!!! dan blom bisa make Squid…

Aku harus banyak belajar!! belajar, dan belajar!!!

Buat mas Dedi, mas Ropix, dan temen-temen yang udah aku repotin siang-malem, makasih yaa.. aku akan lebih banyak belajar lagi..

Apa Kamu Udah Sempurna?

Beberapa hari yang lalu aku dapet curhatan dari seorang temen lama. Dia ngeluh, soalnya semenjak lulus SMA hingga sekarang blom sekalipun mendapatkan seorang wanita yang bisa dijadiin pacar. Alasannya sih simpel, dia belom menemukan wanita yang dia anggap sempurna, yang dirasa pantas untuk bersanding dengannya.

Hmm… gimana ya? kalo udah nemuin masalah gini, aku dah ga bisa bantu banyak, paling aku cuma bilang aja.. “Kamu Harus Lebih Berusaha”. Nah, tinggal dia ngartiin pesanku itu gimana.. Soalnya untuk masalah sempurna, ga ada patokan khusus yang menyebutkan wanita sempurna itu seperti apa. Dan siapa yang pantas bersanding dengan orang sempurna, nggak ada tuh didalam kamus manapun. Semua tergantung dengan hati.

Trus tiba-tiba aku teringat pada sebuah cerita, yang ada hubungannya dengan masalah ini. Maap aku lupa sumbernya dan detail ceritanya. Jadi kalo ada yang salah-salah cerita, mohon maap ya…

Alkisah ada seorang pemuda yang mendambakan seorang wanita yang sempurna. Dia sudah mencatat ciri-ciri wanita sempurna itu kedalam kertas, dan selalu dibawa didalam dompet kemanapun dia pergi. Tiap hari dia selalu mencari wanita sempurna-nya, namun belum membuahkan hasil.

Pernah dia bertemu dengan seorang gadis yang baik hati, cantik, anggun, namun berasal dari orang yg kurang mampu. Akhirnya dia meninggalkannya. Trus pernah bertemu dengan seorang gadis yang cantik, anggun, bermata bulat, berambut panjang, berasal dari orang kaya, tapi dia bodoh. Pemuda itupun juga langsung meninggalkannya. Dan berbagai pertemuan dengan beragam gadis, namun pemuda itu masih belum saja menemukan wanita sempurna-nya.

Seorang kawannya merasa kasihan, karena hingga usianya beranjak ke angka 30 belum mendapatkan pasangan hidup. Sang kawan hanya berujar, “kawan, wanita seperti apa yang kamu cari? lihatlah, kamu sudah mulai tua, apa kamu masih mencari wanitamu? turunkan standarmu, maka kamu akan bahagia”. Namun si pemuda yg sudah tidak muda itu tetap berujar, “Aku akan mencari wanita sempurna itu sampai kapanpun”.

Hingga suatu saat, ketika pemuda itu sudah berusia 40 tahun lebih, dia mengunjungi pesta pernikahan kawannya itu. Sang pemuda melihat sesosok wanita 40-an seperti yang telah lama didambakannya. Dia segera mengeluarkan kertas catatanya yang telah kumal, dengan teliti dia mencocokan semua ciri-ciri yang ada di kertas dengan wanita itu. Tak lama kemudian si pemuda itu tersenyum. “Inilah wanita yang aku cari”…

Segera dia memberitahu kepada kawannya tentang wanita tersebut. Sang kawan hanya berujar, “Ayo, hampiri dia.. pastikan dia adalah wanita sempurnamu, nikahi-lah dia”.

Segera pemuda itu menghampiri wanita itu dan terlihat berbicara dengan akrab. Namun tak lama kemudian, pemuda itu balik lagi ke kawannya dengan langkah lunglai.

“Ada apa kawanku? kenapa kamu sedih begitu? Apakah dia bukan seperti wanita sempurnamu? Bukankah dia cocok menjadi istrimu?” Tanya kawannya dengan tidak sabar.

Pemuda itu berujar, “Wahai kawanku, dia sungguh menarik, cantik, dia sungguh sempurna”. “Lalu kenapa kamu tampak lunglai begitu? Nikahilah dia!”, tanya sang kawan.

“Aku mau menikahinya, aku ungkapkan alasan kenapa mau menikahinya, aku bilang padanya bahwa dia adalah wanita sempurnaku”, si pemuda mengambil nafas dalam-dalam. “Namun dia menolakku, karena rupanya dia juga sedang mencari Pria Sempurna”.

Nah, buat temenku yang kemaren curhat sama aku, kalo kamu baca tulisan ini, bukan berarti aku mau nyindir kamu ya.. tapi ya sesuai dengan judul postingaku kali ini.. Apa Kamu Udah Sempurna?

Perjalanan 9 Bulan

Wih, ternyata dan nggak kerasa, aku dan Nyak-kuh udah jadian selama 9 bulan. Dan selama 9 bulan ini, kita banyak belajar apa arti dari sebuah hubungan. Udah nggak jamannya lagi tuh yang namanya sekedar main-main. Sekarang adalah waktunya untuk serius.!!

Serius untuk memikirkan masa depan adalah agenda utama kami dalam beberapa minggu terakhir ini. Mulai memikirkan, apa yang bisa dijadikan bekal kami berdua, sehingga apabila sudah tiba saatnya kelak, kami udah nggak kebingungan lagi dalam hal keuangan. Uang? Kesannya terlalu muluk-muluk ya? Tapi kalo nggak dipikir sekarang kapan lagi? Masa dengan umur segini masih nodong ortu? Duh, maluu dong maluuu…

Nah, di bulan ke 9 ini, aku dan Nyak-kuh udah berencana untuk membuat suatu usaha. Yah, mungkin masih bertaraf kecil-kecilan sekelas pedagang kaki lima. Tapi kalo ini bisa di manage dengan baik, ditambah dengan pengalaman bertahun-tahun membuat suatu perencanaan di UKM Kampus, bukan mustahil apabila usaha yang akan kami rintis ini bisa berkembang. Amiinnn…

Nanti kalo udah launching, kita kabarin deh.. mohon doanya yaa…

nb: buat Nyak-kuh.. Aku Sayang Kamu…

Akhirnya Bisa Online

Ceritanya aku tu dapet komputer baru di kantor. Komputer itu aku minta untuk menggantikan komputer yang lama. Banyak alasan kenapa aku minta komputer baru ke kantor, yang jelas komputer itu udah nggak layak pake lagi. Nah, singkat cerita komputer baru itu dateng.

Setelah cek spek sana-sini dan setting sana-sini, akhirnya servernya bisa up lagi dan aku bisa mulai menggunakan komputer baru. Ngantor pun jadi semangat lagi, cetingan jadi semangat lagi, nge-junk juga jadi semangat lagi.

Tapiiiii…. di suatu hari yang kelam, tepatnya hari Kamis. Kota Semarang diguyur hujan dereessss banget, plus bonus petir yang menyambar-nyambar. Aku dirumah tu perasaannya dah nggak enak, kayaknya bakal terjadi apa-apa nih besok. Dan itu ternyata bener..

Paginya, aku ditelpon dari kantor yang melaporkan kalo internet di kantor mampus. Wah, kok aku jadi ngerasa tambah bad feeling nih, mana kantor bilang ada petir segala. Waaaa…. jadi tambah deg-degan. Segera aku mandi dan langsung berangkat ke kantor. Dan sampe kantor aku menjumpai : Server mati, router mati, switch hub kebakar, modem uplink Indosat mati, semua LAN Card client juga mati. Tidaaaakkkkkk!!!!!!!!!!

Puasa internet!! itu yang pertama kali terlintas di kepala. Untungnya setelah CS Indosat dateng 30 menit setelah aku epon, internet kembali up. Cuma berhubung semua LAN Card dan server di kantor kebakar, jadinya ya tetep puasa internet. Tapi masih ada keberuntungan dikit sih, ternyata komputer buat Tim Siar masih bisa online!!! fiuuhhh… langsung aja aku kasih IP Public sementara biar siaran bisa tetep jalan.

Akhirnya selanjutnya aku disibukkan dengan perbaikan dan perbaikan selama seminggu. Mulai dari ngganti LAN Card sampe tetek bengeknya. Akhirnya hari Kamis kemaren, komputerku yang baru itu udah dateng lagi dari bengkel dan bisa nyala lagi. Horeee…… bisa cetingan lagi, bisa nge-junk di milis lagi.. Hohohhohohoo…..

Maap buat temen-temen yang nyariin aku di YM, aku kemaren-kemaren nggak bisa online, tapi sekarang aku udah online lagi untuk menyambut kalian semua.. Hihihihihi…

*narsis mode ON*