Ada Apa Dengan Comment-Kuh??

Awalnya datang komplain dari Mas Budi yang bilang kalo setiap dia comment kok gak bisa tampil di blog-kuh. Trus aku anggep aja ada kesalahan dari sisi mas Budi, tapi kok kemudian ada komplain lagi dari Mas Dendi dengan keluhan yang sama! Wah, ada trouble beneran nih.

Dan puncaknya adalah barusan. Aku nggak bisa komen di blog-ku sendiri!

WTFâ„¢!!

Akhirnya Siaran Juga

Setelah minggu kemaren nggak jadi siaran yang sempat membuat aku terancam membelikan 3 loyang pan pizza hut, akhirnya kemaren malam tepatnya hari Minggu 26 November 2006 jam 21.00 WIB tepat aku siaran juga. Semalem aku siaran di acara PO BOX, dimana di acara ini semua bintang tamu (yang diambil dari semua karyawan Radio Gajahmada FM) akan dihajar dengan pertanyaan-pertanyaan pribadi dan aneh-aneh.

Jadi pertanyaan macam : “kalo kamu dilahirkan kembali jadi cewek, tipe cowok yang bagaimana yang kamu sukai?” atau “kalo misal kamu harus Cinlok (Cinta Lokasi), kamu mau cinlok sama siapa? harus penyiar lho!”. itu menghiasi acara yang berlangsung selama 1 jam itu. Oh iya, aku juga kebagian bacain sms yang masuk yang nanyain juga gak kalah ngawurnya. Masa aku digosipin ada affair sama salah satu penyiar Gajahmada? yang bener aja… huhuhuhu… Tapi yang paling penting adalah pertanyaan mengenai website Gajahmada FM  dan Radio Streaming yang memang merupakan tanggung jawabku.

Ditengah-tengah acara yang dipandu sama Bang Terry dan Bang Ade itu, nomer hapeku dibacain dan disiarkan ke ribuan pendengar.. alhasil sampai akhir acara, hapeku udah di miskol sampe 31 nomor, dan itu berlanjut sampai sekarang.. huwaa….

Mohammad Sani Suprayogi, S.Kom

Hahahahhaa…. akhirnya penantian panjang selama 4 tahun ini sudah berakhir. Penantian panjang yang membawa banyak cerita, kenangan, pengalaman, tawa, canda, haru, deg-degan, dan tentu saja cinta, kemaren siang telah berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah. Kenapa? iya, karena hari Kamis, 23 November 2006 itu aku telah diwisuda menjadi seorang Sarjana Komputer. Sebagai seorang sarjana bukan berarti masa belajar telah usai, justru sekarang dimulai proses belajar yang sebenarnya, proses belajar yang langsung diimplementasikan di masyarakat dan dunia kerja. Dan disaat inilah tidak boleh melakukan kesalahan. Berbeda dengan masa kuliah yang sarat akan kesalahan dan kekeliruan, di dunia kerja sebuah kesalahan adalah suatu hal yang harus dihindari. Bagaimana bila kesalahan itu terlanjur hadir? hadapilah!! jangan lari!!

Karena baru hari ini aku bisa posting, dan pas acara wisuda kemaren cukup banyak foto yang bisa aku dapatkan, maka postingan kali ini aku kasih banyak poto dan cerita yaa…. klik-untuk-memperbesar is enabled.
Rabu, 22 November 2006

Masjid Agung Jawa Tengah

Dimulai dari jam 12.00 WIB yang dijadwalkan ada pembekalan dan Gladi Resk untuk prosesi wisuda keesokan harinya. Kedua acara tersebut diadakan di Masjid Agung Jawa Tengah yang baru diresmikan oleh Bp. Presiden tempo hari yang lalu. Nah, berhubung aku sendiri udah mulai jarang ke kampus, dan baru kemaren itu aku ngumpul ama anak-anak, makanya ya kita memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya.

Acara pembekalan yang cukup membosankan ini diisi oleh suatu usaha yang dikenal banyak orang, tapi aku nggak minat sama sekali. Apa itu? yak, mungkin udah ada yang tau.. yaitu TIANSI. Huh… kenapa sih aku selalu dikelilingi oleh usaha MLM yang satu ini? Untungnya acara yang berlangsung selama 3 jam ini cepat berlalu dan dilanjutkan dengan prosesi Gladi Resik. Sebagai informasi berhubung jurusanku yaitu Teknik Informatika kebagian jadwal wisuda jam 13.00 WIB alias yang sesi sore hari, maka ya aku nggak begitu memperhatikan proses Gladi Resik ini. Kenapa? karena ini lebih banyak ditujukan untuk yang mendapatkan sesi pagi hari. Paling cuma merhatiin cara naik ke atas panggung untuk prosesi pemindahan kucir oleh rektor.

Ni lagi di malam penglepasan Ini juga lagi di malam penglepasan

Okeh, itu untuk siangnya.. baru kemudian malam harinya dilanjutkan untuk malam penglepasan dan temu alumni. Namun aku sih nggak begitu mementingkan acara itu, karena yang aku pentingkan adalah acara Makan-Makan! hehehehe… iya lho.. jadi kemaren tu kita segerombolan Huru-Hara sengaja duduk dibelakang sendiri deket banget dengan tempat makan, jadi begitu acara selesai kita bisa langsung beraksi dengan langsung antri di meja prasmanan.. hohohoho….

Pose nggilani di bedug masjid agung ngerasain air mancur dibawah bedug

Setelah cukup puas membabat semua makanan yang tersedia, acara pun dinyatakan usai. Namun karena kita ngerasa sayang untuk melewatkan malam terakhir sama temen-temen, maka kita sengaja nongkrong didalam komplek Masjid Agung Jawa Tenga yang notabene kalo abis Isya udah ditutup untuk umum. Kebetulan temenku ada yang punya toko disana, jadi ya sante aja… Disini kita juga nggak lupa buat Poto-Poto!!

Kamis, 23 November 2006

Tepat jam 12.30 WIB aku sama Papah, Mamah, dan Nia udah nyampe di Masjid Agung Jawa Tengah. Adekku nggak bisa dateng karena dia lagi ada ujian di kampusnya di UGM. Kita berempat naik motor, jadi aku boncengin Nia, Papah boncengin Mamah. Maklum, gak punya mobil sih.. trus juga nggak sempet sewa mobil. Suasana disana udah rameee banget, tapi karena waktunya udah mempet maka aku nggak sempet poto keramaian itu, yah karena sebelumnya udah diwanti-wanti ama panitia untuk masuk ke ruangan wisuda jam 12.30 WIB. Ini untuk menghindari telat, karena kalo dateng lebih dari jam 13.00, maka nggak boleh masuk meskipun make acara nangis darah segala.

Berhubung didalam ruangan wisuda semua wisudawan nggak boleh bawa ponsel, kamera, handycam, pager, laptop, kulkas, tipi, dan lemari. Maka ya untuk prosesi pemindahan kucir oleh pak Rekor (DR. Y. Sutomo) nggak bisa di poto. Hmm… proses upacara wisuda berjalan cukup lancar, apalagi pas kucir toga dipindah oleh pak Rektor, rasanya gimanaaaaa gitu. Ada perasanaan bangga dan bahagia yang (mungkin) hanya bisa dirasakan oleh yang udah wisuda aja..

Mamah + Ple-Q + Papah

Begitu acara berakhir, segera saja aku menghampiri tempat duduk Papah dan Mamah. Setelah dapet ucapan selamat plus sun pipi kiri dan kanan, segeralah kami berpoto!! ini adalah sesi yang nggak boleh ketinggalan, apalagi bagi seorang blogger, poto-poto adalah nyawa.. hahahaha…. Kita poto-poto di beberapa tempat di Masjid Agung Jawa Tengah yang megah ini. Tapi sayangnya nggak sempet buat naik ke menara, karena udah tutup.. huhuhu.. mungkin lain kali.

Nyak-kuh + Ple-Q Ehem.. ehem...

Ple-Q + Bang Ighow 

 

Akhirnya….

Terima kasih buat semua temen-temen yang udah membantu aku mulai dari awal sampai akhir. Semua orang yang telah ngasih aku kepercayaan hingga aku bisa seperti ini. Terima kasih buat dosen-dosenku. Sayang sekali aku nggak bisa berfoto sama Pak Edhinug, padahal aku paling pengen berfoto dengan beliau.. Terima kasih buat temen2 di dunia Cyber (e-c-h-o, jasakom, kecoak, Loenpia.Net, dll) yang udah ngasih ilmu lain yang akhirnya bisa membuatku menyelesaikan skripsi dengan baik dan mendapatkan nilai A- hihihi….

Gara-Gara Nggak Siaran….

Tadinya aku sempet nggak percaya, namun akhirnya mau nggak mau ya percaya aja deh. Jadi ceritanya tu hari Minggu malam jam 21.00 WIB kemaren aku harusnya dapet jadwal siaran. Nama acaranya PO BOX 102.4. Nah, padahal kerjaanku disini sama sekali nggak ada hubungannya sama dunia siaran meskipun aku kerjanya di Radio. Maka dari itu, aku ya sama sekali atau jarang-jarang untuk masuk dan sekedar main ke Kokpit.

Buat yang belum tau Kokpit, itu adalah suatu ruangan yang digunakan oleh penyiar Radio Gajahmada FM Semarang untuk siaran. (bilang aja ruang siaran, susah amat). :d
Kembali ke masalah kerjaan, berhubung aku nggak pernah masuk ke ruang Kokpit, maka aku ya otomatis nggak pernah baca pengumuman itu dong, dan parahnya lagi nggak ada yang ngasih tau kalo aku ternyata juga masuk ke salah satu narasumber yang dijadwalkan untuk siaran. Aku malah taunya ketika hari Senin pagi yang cerah, pas masuk ke ruanganku ditanyain sama temenku “gimana semalem siarane?” Ya terang aja aku bingung, siaran apaan.. lha wong dikabari aja enggak…

Daaannnn… siangnya sekitar jam 10.30 WIB gitu aku ditelpon sama KTS (Koordinator Tim Siar).. intinya aku diomel-omelin gara-gara nggak dateng siaran tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan disuruh melihat hukumannya yang ada (lagi-lagi) di ruang KOKPIT!! Busyet! mana gue tau? trus pas aku samperin ruang kokpit ternyata pengumuman itu ada di pintu belakang dan ada di bawah dengan kertas yang sudah ada coretannya. Dan namaku memang benar-benar ada disana. Kok nggak dikasih tau? secara aku jg gak pernah masuk situ. Dan setelah lihat hukumannya.. rasanya pengen nyobek pengumuman itu, masa aku suruh beli 3 loyang PAN Pizza Hut?? Yang bener aja!!!

Yah, biarlah… sudah nggak dikabari, letak pengumumannya nggak strategis (disitu yang tau khan cuma penyiar aja), nggak ada negoisasi, disuruh ngasih upeti 3 loyang gede Pizza Hut, tanggal tua pula!! huh!! Sabar ya gug…

UPDATE : 24 November 2006

Barusan dikasih tau kalo hari Minggu depan aku harus siaran, ya itung-itung ngganti siaran yang batal kemaren. Nah tinggal yang jadi pertanyaan, aku tetep harus beliin Pizza Hut 3 loyang apa enggak? Kalo nggak jadi ya alhamdullilah… :d

Undangan Final Lomba Blog

Hhauhuehaueha…. Alhamdulillah, akhirnya penantian panjang *halah* maksudnya penantian pemenang siapa aja yang lolos ke babak final Lomba Blog 2006 terjawab sudah. Jadi ceritanya sebulan kemaren ini khan ada Lomba Blog 2006 yang bekerjasama dengan Telkom, Traxx FM, dan Loenpia.Net yang berhadiah utama jalan-jalan ke Bali. Nah tadi pagi sekitar jam 10.30 pagi aku dikirimi e-mail dari orang yang ngakunya Webmaster. Disitu dijelaskan bahwa Blog-ku ini terpilih sebagai salah satu finalis Lomba Blog 2006

SELAMAT…..

Blog anda terpilih oleh Dewan Juri untuk masuk ke tahap final yang akan
memperebutkan Paket Wisata Ke Bali dan 2 Paket HP CDMA dan Perdana Flexi.

Buat tahu siapa yang bakal dapat hadiah tadi, Anda kami harapkan dapat
datang pada :

HARI/TANGGAL : SABTU, 18 NOVEMBER 2006
JAM : 18.00 WIB
TEMPAT : LE RESTO CAFE
Jl. Sultan Agung ( Samping AKPOL – Semarang )
ACARA : 1. DINNER
2. PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA BLOG OLEH DEWAN JURI

Kami sangat mengharapkan kehadiran Anda semua.
Terima Kasih

panitia pelaksana

Tulisannya acak-acakan ya? apa mereka nggak punya Word Editor ya? Tadinya sih sempet rada bingung, kenapa? karena ternyata di header e-mail yang aku terima, alamat tujuannya bukan ke e-mailku, tapi ke e-mail temenku yang kebetulan juga masuk ke babak final. Nah, setelah aku kirim e-mail ke Webmaster akhirnya setelah Jumatan baru mendapatkan e-mail konfirmasi dari Telkom.

Dear Yogie,

Memang Benar, untuk lebih jelas silahkan Anda Lihat di
http://www.telkomsemarang.net/new/blog/index.php

Terima Kasih

Sebelumnya sih aku juga udah ditelpon dari pihak Traxx FM yang juga menjadi media partner dari Lomba Blog 2006 ini. Jadi aku semakin yakin aja kalo aku bener2 masuk babak final. Hehehe.. Oh iya, kalo mau liat postinganku yang aku ikutkan Lomba Blog 2006 ini bisa diliat di SINI.

Upgrade ke WP 2.0.5

Meskipun dah rada telat 17 hari, akhirnya aku upgrade juga WordPress-kuh ini ke versi WP 2.0.5. Proses pengupgrade-an berjalan lancar karena menggunakan Fantastico yang ada di cpanel. Lagian ini juga dah beberapa kali aku lakukan di proses upgrade sebelumnya.

WordPress yang bernama Ronan ini menjanjikan perbaikan bug, sehingga diharapkan kenyamanan bagi penggunanya. Untuk keterangan lengkapnya bisa dikunjungi di situs resminya. Silakan klik disini untuk melihat perubahan di WP 2.0.5

Am[pat] Bulan :: Ambulan

Hwaaa….. nggak kerasa aku dah jalan empat bulan sama Nyak-kuh.. empat bulan yang sangat berkesan dan bahagia (halah). Meskipun kerikil-kerikil kecil sudah mulai menghadang, tapi aku dan Nyak-kuh akan tetap berusaha untuk mengatasinya bersama-sama. Bukankah pacaran tu adalah saat untuk belajar bekerjasama, belajar menghormati orang lain, dan belajar memahami orang lain?

Aku yakin, kalau kita sudah mulai bisa bekerjasama, menghormati, dan memahami orang lain. Maka perasaan cinta dan sayang akan datang dengan sendirinya. Bukankah cinta tidak dapat dipaksakan? dan cinta tidak dapat dibuat. Mulai dengan bekerjasama adalah langkah yang baik untuk membina rumah tangga. Menghormati adalah bekal untuk saling menyayangi pasangan, dan memahami adalah bekal untuk lebih mengerti kepribadian (calon) pasangan hidup kita.

Makanya aku nggak heran kalo orang yang merit padahal pas pacaran cukup sering berantem, maka rumah tangganya akan lebih langgeng daripada orang yang pas pacaran nggak pernah pengen ngerti kejelekan pacarnya. Karena semakin sering berantem di masa pacaran, maka akan lebih mengerti pula sifat dan kebiasaan pacar. Sehingga itu yang akan dijadikan bekal di masa datang. Berantem nggak selalu tidak cocok khan? Karena pacaran yang nggak cocok akan cenderung selalu memendam perasaan dan tidak bisa di ekspesikan. Sering berantem malah tandanya kita sayang sama pacar karena kita ingin pacar bertindak sesuai dengan keinginan kita

Kesannya egois ya? ya biarkan saja, bukankah masih taraf pacaran? Nantinya sifat egois itu akan menghilang pelan-pelan dan akan hilang  seutuhnya saat sudah masuk ke jenjang pernikahan. Lagipula orang yang sudah masuk ke jenjang pernikahan akan semakin dewawa.. trust me!

Btw, dari tadi kok ngomongin merit? dah mau merit ya Pleq? hehehe… enggak kok, ni cuma ngeluarin pendapat aja sekalian nungguin donlot software yang nggak kelar-kelar.. fiiuhh…

Buat Nyak-kuh.. Aku sayang kamu.. 🙂

Maaf Yang Berkualitas

Pernah nggak, kita dimintai maaf oleh seseorang yang telah berbuat salah kepada kita? Pasti pernah dong.. nah, bagaimana cara orang itu meminta maaf kepada kita? Apakah dengan ketulusan dan kerendahan hati? Ataukah hanya sekedar mengucapkan “maafin aku ya” saja? Tentunya bermacam-macam cara seseorang untuk meminta maaf, dan bukan tidak mungkin ada “metode” lain yang lebih aneh atau “sensasional”.

Pasti pernah lihat dong, di beberapa surat kabar ada yang memuat iklan keluarga yang berisi permintaan maaf kepada seseorang yang (mungkin) telah dicemarkan nama baiknya. Di surat kabar itu kalimat permintaan maaf ditulis dengan huruf yang cukup besar sehingga menghabiskan beberapa tempat di halaman surat kabar itu. Dan tentunya itu menghabiskan dana yang tidak sedikit unruk menyewa tempat itu.

Tapi kalau direnungkan apakah itu sudah cukup berkualitas? Apakah cara permintaan maaf itu efektif kepada keluarga “korban”? dan apakah dari sisi peminta maaf tidak akan ada perasaan dendam dari keluarga besarnya? Bukankah ini malah menambah masalah baru? Kalau begitu, apa gunanya minta maaf yang ditulis di surat kabar itu? Udah ngabis-ngabisin tempat dan biaya malah nggak ada gunanya dan malah menambah masalah baru.

Lalu bagaimana cara meminta maaf yang berkualitas itu? Menurut saya persoalan meminta maaf bisa disamakan dengan bertaubat kepada TUHAN. Dimana dalam agama Islam disebutkan, bila seorang umat Muslim akan bertobat, maka dia harus benar-benar meminta maaf kepada Allah SWT dengan seluruh kerendahan hati, kemudian menanamkan tekad pada diri dan hati untuk berusaha tidak mengulangi perbuatannya dimasa mendatang. Nah, metode permintaan maafnya bermacam-macam. Ada yang menyantuni fakir miskin dan anak yatim, berdakwah, dan lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan lebih banyak berbuat amal, berdoa , dan lain sebagainya.

Nah, sekarang bagaimana implementasi dengan kehidupan normal? Cukup banyak metode yang bisa diterapkan. Tapi sebenarnya yang paling efektif adalah mengganti kerugian yang ditimbulkan dengan apapun yang nilainya sama dengan yang dirugikan. Bagaimana bila tidak bisa ditaksir kerugiannya? misalnya nama baik yang dicemarkan. Nah, itu bisa dengan membuat klarifikasi yang menyebutkan bahwa nama baik itu telah dipulihkan atas nama pengadilan. Jadi nggak perlu woro-woro lewat Surat Kabar. Kita yang membacanya malah ilfil ngeliatnya.

Orang Yang Paling Mudah Memberikan Maaf

Siapakah orang yang paling mudah memberikan maaf? yang akan memberikan maaf meskipun sebenarnya kita sudah sangat menyakiti perasaan dia dan menyakiti hatinya. Trus dia akan selalu memberikan maaf meskipun kesalahan itu suatu saat akan kita ulangi lagi dimasa mendatang. Hebatnya lagi, dia akan memberikan maaf kepada kita semudah dia membalikkan telapak tangannya. Dan yang bikin menyentuh hati lagi, dia akan memberikan maaf meskipun saat itu kita belum minta maaf kepadanya.

Siapa orang yang sangat sabar, bijak, dan penuh perhatian itu? Orang itu sangat dekat dengan kita, karena dia adalah kedua Orang Tua kita. Ayah dan Ibu, Papah dan Mamah, Bapak dan Ibu, dan masih banyak lagi sebutan bagi mereka. Mereka adalah orang yang laing sabar dan mengerti dalam menghadapi segala kelakuan kita (sebagai anaknya), baik kelakuan yang membanggakan ataupun kelakuan yang bisa membuat mereka mengelus dada.

Sungguh mulia dan tinggi derajat Orang Tua, makanya jangan sekali-kali menyakiti hati Orang Tua, meskipun sebenarnya tidak akan ada Orang Tua yang tega membenci anaknya selain di Sinetron Indonesia. Mereka adalah contoh yang sangat dekat dan contoh yang sangat bagus dalam hal memaafkan dan mengampuni kesalahan anak-anaknya.

Ada tagline dari sebuah cerita yang cukup menyentuh hati :

“Aku sudah memaafkanmu, jauh sebelum kamu meminta maaf Nak..”

Hiks.. hiks..
Mumpung orang tua kita masih ada, cintailah mereka dan jangan sampai buat mereka merasa sedih atas segala tingkah laku kita yang aneh-aneh. Buat mereka bangga, jadilah anak yang sholeh, karena anak yang sholeh adalah bekal orang tua ketika beliau dipanggil Yang Maha Kuasa.

VJ Cathy Suka Sama Cowok Nerd/Hacker

Tadinya aku baca berita ini di koran Suara Merdeka hari Minggu tanggal 5 November 2006 yang lalu. Nah ntah apa aku yang rada sensi masalah copy-paste, tapi aku menemukan artikel yang sama persis di situs Indocommit.com. Yah, mungkin saja Suara Merdeka mengambil dari sana, tapi kok nggak ada keterangan sumbernya? ntah lah..

Kembali ke topik, VJ Cathy punya hobi yang cukup eksentrik bagi kebanyakan artis Indonesia, yaitu Net Surfing, karena biasanya anak muda atau orang awam memanfaatkan internet hanya untuk chatting dan e-mail aja. Bahkan sekarang sudah menanjak ke taraf Friendster-an dan donlot pilem ehem.. hihihi

Benar juga sih, tapi sebagai anak muda yang ‘gaul’ kamu enggak takut dibilang nerd nih karena keseringan ‘nongkrongin’ internet?

“Kalau ada yang bilang aku nerd, aku malah seneng banget. Soalnya menurut aku, nerd itu cool and sexy banget. Aku suka cowok-cowok nerd. Apalagi kalau sudah sampai ke taraf hacker. Waw, keren banget tuh! Menurutku, mereka memiliki dunia dan cara pandang mereka sendiri. They don’t care how they look, they know that they are smart, so why they have to worried for what people say?” ujarnya.

Nah ini yang cukup mengejutkan, ternyata VJ Cathy demen sama Nerd, bahkan hacker! wah.. wah.. wah.. keren.. dah cakep, tajir, gak gaptek. Sayangnya aku bukan hacker, nerd sih iya.. lha tiap hari ketemu internet.. hehehhe.. 😛

Baca artikel aslinya di Indocommit.com